Sejumlah catatan dan tulisan Edy Suhardono mengenai tipe dan kualitas kepemimpinan yang dihimpun dari Facebook Soalsial.

Catatan via posting 9 Mei.

Buih kata-kata adalah gua persembunyian paling terlindung bagi ketidaktulusan. [Edy Suhardono, 2014]

Bacalah artikel Meyakini Kebenaran Atau Membenarkan Keyakinan?

Catatan via posting 8 Mei.

Perbaikan ke arah kesempurnaan diawali sejak orang mau menemukan kebenaran dari sesuatu dan bukan penampakan yang terkesan baik. [Edy Suhardono, 2014]

Jokowi Kembali Blusukan

Catatan via posting 7 Mei.

Kekuatan seseorang terletak pada pilihan sehari-harinya yang dibangun satu demi satu, bukan merupakan slogan musiman yang diusung secara gegap gempita. [Edy Suhardono, 2014]

http://www.thejakartapost.com/news/2014/05/05/a-political-economic-view-a-jokowi-kalla-candidacy.html

Alih-alih melakukan survei SIAPA dipasangkan SIAPA, lebih baik Anda merumuskan SIAPA menunjukkan TIPE KEPEMIMPINAN BAGAIMANA, sehingga dapat dirasakan, sejauh mana keduanya mampu bersenyawa.

http://hbr.org/2000/03/leadership-that-gets-results/

Catatan via posting 4 Mei.

Sebagus apa pun gagasan Anda, ia tidak ada artinya tanpa kemampuan untuk berhubungan, berpengaruh, dan menginspirasi. Jika Anda memiliki kemampuan ini, orang bisa menilai seberapa masuk akal isi pikiran Anda dan bagaimana Anda memimpin. Komunikasi yang otentik dan inspiratif dengan mana Anda “mengatakan isi jiwa Anda” menunjukkan makna dari apa yang Anda katakan dan sedalam mana perkataan Anda “bernyawa”. [Edy Suhardono, 2014]

Lucu, JOKOWI ala Stand Up Comedy TERBARU (Cerita LUCU Jokowi Full)

Catatan via posting 1 Mei.

Saya menilai tulisan ini sebagai penafsiran yang berani namun prekursif. Mengapa? Kebenaran psikologis memiliki irisan dengan kebenaran metafisik, meskipun kalangan psikologi alergik terhadap pernyataan metafisik. Kedua kebenaran adalah realitas. Dunia simbol selalu didasarkan pada pola dasar bawah sadar, tetapi bentuk-bentuk nyatanya memiliki koneksitas dengan ide-ide yang dimanifestasikan dalam pikiran sadar. Pesan simbolik keris mengandung elemen dari struktur jiwa dan memiliki otonomi yang memungkinkannya memanfaatkan pikiran sadar untuk menjelaskan yang paling cocok bagi diri bawah sadar. Simbolisasi dalam keris bertindak sebagai transformer yang membawa keyakinan dan pada saat yang sama mengungkapkan isi dari keyakinan itu.

Baca lebih takjim situs berikut:

http://carljungdepthpsychology.blogspot.com/2013/10/psychological-truth-by-no-means.html

Di jaman yang sulit ini orang tak memerlukan kebangkitan suatu aliran, tetapi keaslian sebuah gerakan kehidupan. [Edy Suhardono, 2014]

http://nasional.kompas.com/read/2014/05/01/1243099/Andai.Survei.Salah.Menyimpulkan

Catatan via posting 29 April.

Kepemimpinan bukanlah posisi atau tahta, tetapi manifestasi dari proses menjadi diri sendiri yang senantiasa dibuat, dirawat, dan dipertahankan dengan kesetiaan, ketulusan dan keteladanan. [Edy Suhardono, 2014]

http://www.cps.neu.edu/prospective-students/tips-for-success/exemplary-leadership.php

Catatan via posting 28 April.

Sebelum mendapatkan pemimpin yang jujur, Anda memerlukan sosok yang mampu menunjukkan keaslian dirinya. Yang sebaiknya diusung ke puncak pengharapan adalah sosok yang bersedia turun ke lembah penderitaan. [Edy Suhardono, 2014]

Before getting an honest leader, you need someone who is able to demonstrate his authenticity. Which should be carried to the summit of hope is a figure who is willing to go down into the valley of misery. [Edy Suhardono, 2014]

http://www.goodnewsfromindonesia.org/2013/09/17/why-indonesia-needs-authentic-leaders/

Baca lebih lanjut catatan-catatan Edy Suhardono lainnya di Facebook Soalsial.

Terima kasih telah membaca. Beri komentar Anda tentang artikel ini.

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>