Kawanan lebah beterbangan,
hinggap di pekarangan,
menganyam sarang,
mengggelantung di sudut rumah.

Si empunya rumah,
menyambut ramah,
mendulang berkah,
menaruh belahan batang kayu kelapa,
di dekatnya.

Alhasil,
sembilan puluh hari berlalu,
si empunya rumah,
memeras remah sarang lebah,
mengiling berpuluh liter madu,
madu yang dirindu,
rindu yang dimadu.

Terbayang,
andai si empunya rumah,
mengumbar amarah,
mengusir lebah,
takut disengat?

Terbayang,
andai si empunya rumah,
mengusik kawanan lebah,
menimpuk sarang,
takut disengat?

Alhasil,
tak seberapa lama,
sembilan puluh benjolan,
mengharu biru di badan,
kena sengatan,
takut disengat.

Lebih baik,
memeras remah sarang lebah,
mengiling berpuluh liter madu,
madu yang dirindu,
rindu yang dimadu.

Edy Suhardono,
Tangerang, 24 April 2014, pk. 00.35

Ikuti tulisan-tulisan Edy Suhardono lainnya di Facebook Soalsial.

Terima kasih telah membaca. Beri komentar Anda tentang artikel ini.

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>