Jika ada seseorang sangat terampil mengukir kayu, sementara ada orang lain sangat baik dalam urusan mengingat rumus; keduanya memang cerdas sesuai dengan cara masing-masing yang khas. Tetapi , apakah lantas mereka harus diperbandingkan dengan kriteria yang sama?

Dua variabel pada sampel yang sama dapat dikatakan berkorelasi positif, jika peningkatan nilai dari variabel pertama diikuti peningkatan nilai dari variabel yang lain.  Jadi, logika korelasi terjadi –dan hanya terjadi—jika yang diperbandingkan adalah nilai pada sampel yang sama ,dan  bukan sampel yang berbeda.

Nyambung ke “Dalam Logika Yang Sama Pada Kasus Yang Berbeda: Semua Terbentuk Sebagai “The Way They Are”

Balik ke “Mungkinkah Kita Membandingkan Perbedaan Tingkatan Tertentu Dari Ragam Yang Berbeda?”

sumber foto: imb.mytrans.com

Terima kasih telah membaca. Beri komentar Anda tentang artikel ini.

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>