Pertanyaan tentang siapa yang menyadap dan siapa pula yang mengumbar rahasia mungkin menjadi pertanyaan tautologik untuk kasus Facebook, Google+ dan Twitter versus pengguna media sosial. Benar bahwa Facebook, Google+ dan Twitter adalah media sosial yang memata-matai, tapi tidakkah mereka masih punya justifikasi bahwa miliaran anggota media sosial pun dengan senang memuntahkan data pribadi mereka?

Nyambung ke “ Pemerkaraan Privasi

Balik ke “Dokumen Snowden atau Consumer Reports

Terima kasih telah membaca. Beri komentar Anda tentang artikel ini.

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>