Agar demokrasi berfungsi efektif, warga perlu akrab dengan isu dan peristiwa terkini. Sayang, kebanyakan orang tidak memenuhi tingkat dasar literasi ini. Keterasingan dari peristiwa kekinian bukan akibat pusaran propaganda politik yang menyamar sebagai berita headline. Juga bukan akibat pandangan yang tidak lengkap secara faktual sebagaimana kita sering temui di media sosial. Persoalan yang mengemuka ini […]
Author: Edy Suhardono
Catatan Edy Suhardono tentang Wabah Kelatahan Nasional. Jagat wacana publik kita kian koyak oleh wabah kelatahan, di mana validitas dalam berlogika atau memaparkan bukti, pengalaman, atau argumen tidak lagi dilandaskan pada ulah nalar para pemberi pernyataan publik, tetapi pada keanggotaan kelas sosial, generasi, kelompok etnis, jenis kelamin, orientasi seksual, profesi, pekerjaan, atau subkelompok tertentu dari […]
Korupsi secara umum dipahami sebagai penyalahgunaan kekuasaan publik demi keuntungan pribadi. Korupsi sengaja disembunyikan di bawah karpet oleh para pelaku, sehingga hampir tidak mungkin orang menafsirkan dan mengukur seperti apa pola penyalahgunaan yang mereka lakukan. Sebagai akibat, berita yang dilansir media tentang korupsi oleh tokoh tertentu cenderung dituding sebagai persepsi belaka, di mana tindak korupsi […]
Paradoks Kekuasaan
“Kekuasaan cenderung korup, kekuasaan absolut cenderung korup,” demikian ungkap sejarawan Inggris Lord Acton. Banyak penelitian, terutama dari psikologi sosial, mendukung klaim Acton, walaupun dengan catatan yang lebih khusus bahwa kekuasaan membuat orang bertindak impulsif, baik yang terkait dengan tindakan sangat baik maupun sangat buruk; sehingga mereka yang berada pada posisi kekuasaan cenderung gagal memahami perasaan […]
Empati dan Sosiopati
Artikel ini diperiksa dan disunting ulang dari artikel Edy Suhardono yang pertama kali dipublikasikan di Facebook Edy Suhardono, “EMPATI DAN SOSIOPATI”, 10 Mei 2017. Hujan air mata dan sorak sorai “merayakan kebenaran” sepanjang hari Selasa, 9 Mei 2017 oleh sekelompok manusia kepada sesamanya merupakan ciri utama yang membedakan antara mereka yang sehat kejiwaan dan yang […]
Kekerasan yang Disucikan
Artikel ini diperiksa dan disunting ulang dari artikel Edy Suhardono yang pertama kali dipublikasikan di Facebook Edy Suhardono, “KEKERASAN YANG DISUCIKAN”, 6 Mei 2017. Tanggapan atas Status Jacobus E. Lato pk 22:15, 5 Mei 2017. Hemat saya, agama sendiri bukan penyebab kekerasan. Biang keroknya ada pada “kekerasan yang disucikan”. Orang-orang Kristen melakukan perang salib di […]