Fenomena korupsi di kalangan legislatif sering kali dikaitkan dengan berbagai faktor, salah satunya adalah gender. Berdasarkan artikel yang dirilis oleh Kompas (11/07/24), Puskapol UI mengungkapkan bahwa baik laki-laki maupun perempuan yang memegang jabatan legislatif menunjukkan perilaku koruptif yang relevan. Dalam telaah psikologi politik, perbedaan gender dalam perilaku koruptif sering kali diasosiasikan dengan norma sosial dan […]
Category: Begini Saja
Kasus pemecatan Ketua KPU yang menimbulkan kontroversi publik mencerminkan fenomena yang sering ditemui dalam dunia politik, yakni interaksi yang kompleks antara kuasa dan relasi. Dalam konteks ini, kuasa bukanlah sekadar kemampuan untuk mempengaruhi atau mengendalikan orang lain, melainkan sebuah dinamika yang memanfaatkan posisi, jaringan, dan sumber daya untuk mencapai tujuan tertentu. Memahami dinamika ini menjadi […]
‘Core’ yang Tersegmentasi
Era media sosial merayap dengan cepat, menghadirkan tren dan bahasa baru yang kian berkembang. Salah satu kata yang sedang menanjak popularitasnya adalah “core”. Secara harfiah, menurut Oxford English Dictionary, “core” berarti inti atau pusat dari sesuatu. Namun, di tangan pengguna media sosial, makna ini meluas dan tersegmenkan ke berbagai subkultur yang lebih spesifik. Dari “cottagecore” […]
Pengeroyokan Massal di Sukolilo
Perilaku kekerasan kolektif seringkali dipicu oleh adanya polarisasi kelompok, deindividuasi, dan pengaruh konformitas. Solomon Asch (1951) menunjukkan bahwa perilaku individu menyimpang lebih karena tekanan sosial yang membuat mereka mengikuti perilaku kolektif. Tekanan ini memperkuat kecenderungan untuk berperilaku serupa dengan kelompok. Anonimitas dalam suatu kelompok juga mendorong agresi, karena individu terjebak ke dalam deindividuasi. Menurut Philip […]
Dalam ruang politik kontemporer, kita dihadapkan pada dinamika yang sangat kompleks dan terus-menerus bergerak. Transisi politik, yang dapat berupa perubahan rezim, pergeseran ideologi, atau reformasi kelembagaan, menjadi fenomena yang semakin umum terjadi. Perubahan ini membawa konsekuensi yang tidak dapat dihindari, salah satunya adalah polarisasi politik. Fenomena ini ditandai dengan terbentuknya blok-blok politik yang saling berkontestasi, […]
Ungkapan ‘jujur saja, saya/kami salah’ telah menjadi fenomena yang tidak asing lagi di masyarakat, terutama di kalangan politik. Ungkapan ini sering digunakan ketika politisi atau pejabat publik mencoba meminta maaf atas kesalahan yang mereka lakukan. Namun, dengan cermatan lebih lanjut, penggunaan ungkapan ini dapat dianalisis dari sudut pandang psikologi politik. Kebiasaan mengatakan ‘sejujurnya, saya/kami salah’ […]